Panas tercukur hujan yang mengucur, mengelupas
dalam deras
Di suatu kota yang
memanggil angin:
“Halilintarku,
halilintarku, ikuti aku,”
[
jegglerrrrr...........jegglerrrr.............jegglerrrrr]
“menambang keriaan,
memuliakan ketakutan”
Sebatang pohon menyumbang
gaduh dipotret halilintar:
Adalah penyempurna
narasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar