Adalah galau yang tak terhalau
Ialah resah yang tak terenyah
Di sini, galau-galau itu menggatal, menyembul
menjadi bisul
Dan resah-resah itu memerih, merintih
Hai, detik yang bertaut menjadi malam
Pembawa mimpi di ruang khayal
Bersatulah denganku memecah resah dalam bisul
Hingga tetes nanah terakhir yang bersiul
Tapi, pagi menerkam maya
Membuat jalanku miring-miring
Wates, 23 Desember 2011
neny mariani suhardiyah
Wates, 23 Desember 2011
neny mariani suhardiyah